Sinergi Industri dan Pendidikan di SMK Negeri 1 Gantiwarno untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

SMK N 1 Gantiwarno, yang baru-baru ini mendapatkan bantuan pemerintah sebagai penyelenggara sekolah Pusat Keunggulan (PK) skema Regular baru tahap 1 tahun 2024, telah mengambil langkah besar dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasional. Dengan fokus pada konsentrasi keahlian Teknik Kendaraan Ringan, sekolah ini berupaya untuk menyelaraskan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja yang sebenarnya.


Pada tanggal 12 dan 13 Juni 2024, SMK N 1 Gantiwarno mengadakan Workshop Penyelarasan Pembelajaran Berbasis Dunia Kerja. Workshop ini merupakan inisiatif penting yang mencakup semua Kompetensi Keahlian yang ada di sekolah, yaitu Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Desain dan Produksi Busana (DPB).

Workshop merupakan sebuah momen penting dengan kehadiran industri pasangan untuk masing-masing kompetensi keahlian. PT. Bumen Redja Abadi Training Center hadir untuk TKR, PT. Selaras Citra Terabit untuk TKJ, E & E Media Kreatif untuk DKV, dan PT. Globalindo Intimates untuk DPB. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai simbol dukungan tetapi juga sebagai sumber ilmu dan pengalaman yang akan dibagikan kepada siswa.

Dalam sambutan Bapak M. Woro Nugroho, S.Pd., M.Eng selaku Plt. Kepala Sekolah SMK N 1 Gantiwarno menyampaikan bahwa Link and match adalah bukan hal yang baru di SMK, maka penyelarasan pembelajaran berbasis dunia kerja adalah prioritas yang diutamakan sebelum pelaksanaan pembelajaran berlangsung. Masukan dari sebuah industri bahwa attitude dari siswa sudah dijadikan sebagai standar seleksi masuk dunia kerja, nilai yang dilihat adalah nilai Pendidikan Agama dan Budi Pekertinya, karena dengan akhlak yang baik tentu saja diharapkan mental anak tersebut sudah baik tinggal diberikan motivasi dan bimbingan sedikit untuk menjadikan anak tersebut menjadi pribadi yang unggul di bidang pekerjaannya. Diharapkan budaya kerja di lingkungan industri khususnya di Mitsubishi yang diwakili oleh kepala Divisi Traing Centernya PT. Bumen Redja Abadi yaitu Bapak Diki Febrianto akan disampaikan ke SMK untuk bahan bagi SMK dalam menyusun Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP).


Tujuan utama dari workshop ini adalah untuk memastikan bahwa kurikulum dan metode pengajaran di SMK N 1 Gantiwarno selaras dengan praktik terbaik dan inovasi terkini di industri terkait. Ini adalah upaya untuk menjembatani kesenjangan antara teori yang diajarkan di kelas dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di tempat kerja. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Sudaryanto selaku owner E & E Media Kreatif yang mengatakan bahwa penyelarasan kurikulum dengan industri sangat penting dilakukan jangan sampai guru masuk kelas hanya bisa bercerita materi tanpa bisa mendalami, sehingga kadang siswa akan lebih paham daripada guru dan siswa adalah pribadi unik dan kreatif hanya mereka butuh pemantik untuk memunculkan kreatifitasnya masing-masing, untuk itu guru juga dituntut untuk selalu kreatif mengembangkan materi yang ada sehingga mampu mengikuti perkembangan zaman.


Siswa SMK N 1 Gantiwarno mendapatkan manfaat langsung dari workshop ini. Mereka memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan para profesional dari industri, mendapatkan wawasan tentang tren terkini, dan memahami apa yang diharapkan oleh pemberi kerja di masa depan. Ini adalah pengalaman belajar yang tak ternilai yang akan membekali mereka dengan keterampilan yang relevan dan siap pakai.
Workshop Penyelarasan Pembelajaran Berbasis Dunia Kerja di SMK N 1 Gantiwarno adalah langkah maju dalam pendidikan vokasi. Dengan dukungan dari industri pasangan, sekolah ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga memastikan bahwa siswanya siap untuk tantangan dunia kerja yang dinamis. Inisiatif seperti ini sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda yang akan menjadi tulang punggung pembangunan bangsa di masa depan.


Dengan semangat kolaborasi antara pendidikan dan industri, SMK N 1 Gantiwarno menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya terampil tetapi juga inovatif dan adaptif. Workshop ini adalah bukti nyata dari upaya tersebut, dan kita semua berharap akan melihat lebih banyak inisiatif serupa yang akan membawa pendidikan vokasi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

Penulis, Agustina Rahmawati
(Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum)

Related Posts

3 Responses

Leave a Reply